Disil stuffs

Kegiatan senam di sekolah

Tadi pagi aku melaksanakan senam di sekolah. Kegiatan di hari jumat yang biasanya adalah pembiasaan (bagi yang muslim) di lapangan, diubah menjadi senam yang gerakannya dipimpin oleh instruktur ibu-ibu dengan gerakan yang super aktif. It's all fine until you notice that the movement they do is sus. Mereka menggoyangkan bagian2 yang kurang pantas untuk ditampilkan kepada siswa (walaupun sudah SMA).

Apalagi guru2nya pada ikut naik dan ikut jadi 'instruktur dadakan'. Tanpa suudzon mungkin guru2 ini hanya ingin melepas penat mengajar anak2 yang bandel dan/atau memang ingin jadi contoh yang baik bagi murid. From another side, mungkin dibikin goyangnya special gitu biar ya anak2 yang konon katanya males gerak hape teross ini pada ikut teriak2 terus terbakar semangatnya untuk ikut gerak.

Lagu yang diputar ya lagu2 yang sedang hit di khalayak masyarakat Indonesia belakangan ini, seperti Joko Tingkir atau lagu yang anak kecil itu nyanyiin, kalo ga salah nama lagunya ojo dibandingke. Pokoknya everything is koplo now.

Kalau dilihat sekilas menurut aku agak kurang sinkron antara kegiatan pembiasaan yang isinya ngaji & shalawatan dengan kegiatan senam yang agak gimana gitu di hari yang sama (Jum'at).

Di akhir acara, isinya ya kegiatan foto2, dan banyak yang langsung bubar kembali ke kelas untuk bergegas ganti baju ke baju koko. Well, after all this is sekolah negeri, not a Madrasah or Pesantren. In the future I should not seeing them as a weird things, because it will be common & more often. That's it for today story, see you in another rant :v

#sekolah

- 0 toasts