Disil stuffs

Sisi kelam

Sudah 2 bulan terlewati di sekolah baru ini. Setelah mulai mengenal teman kelas lebih jauh, ternyata banyak yang berasal dari SMPIT Ibadurrahman Ciruas, which filled with kumpulan orang kaya.

Lama kelamaan akhirnya kami bekesahan (cerita2) soal kenapa mereka milih di Smancir. Ternyata ada yang menjawab karena Smancir dekat, ada juga yang menjawab karena masuk Smansa mahal. When asked more about it, they said "Smansa banyak kasus, dari pelecehan seksual sampe iuran juta-juta buat study tour". Bahkan ada yang hamil gara-gara hubungan seks di sekolah lagi. Sounds crazy for SMA Negeri right?

Teman2 mereka ternyata juga ada yang masuk ke SMAN CMBBS di Pandeglang. Karena masih berhubungan, mereka bisa tau kondisi apa yang terjadi di sana. Entah benar atau tidak, teman aku mengatakan bahwa di sana isinya 'projek kabeh, nggak ada materi, gurunya ga masuk2'.

Walaupun info ini belum bisa langsung dipercaya, karena bisa jadi itu cerita bikin-bikinan darinya, tapi kalau memang benar ya berarti ga sesuai ekspektasi aku pas mau masuk sana.

Pengetahuan lain yang kupelajari adalah ternyata tidak semua anak Smancir adalah orang Ciruas. Banyak yang berasal dari Kragilan (tinggal di sekitar pabrik Indah Kiat) dan tbh mereka pinter2.

Dan yang terakhir, kenapa di sekolah ini pas masuk kelas masih nyeker alias buka sepatu? Ternyata karena becek kalau hujan. Really becek. Kasian yang piket kalau misalnya ada hujan deras, lumpur kemana-mana, tempias masuk ke kelas dari ventilasi, dan segala macam problem lainnya.

#experience #sekolah

- 0 toasts